Penting! Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menggunakan Rem Tangan
Rem tangan umum dikenal sebagai rem parkir. Ia berfungsi sebagai sistem rem tambahan yang mengaktifkan rem belakang, memastikan mobil tidak bergerak saat diparkir terutama pada area yang tidak rata.
Namun, penggunaan rem parkir yang tidak tepat atau terlalu lama bisa menimbulkan masalah serius, seperti kampas rem yang bisa copot dari plat atau besi penyangganya. Oleh karena itu, memahami fungsi dan cara kerja rem penting untuk setiap pengendara.
Apa Fungsi dari Rem Tangan?
Seperti yang telah dijelaskan, rem digunakan sebagai alat bantu parkir. Selain itu, rem ini juga bisa menjadi alat keamanan dalam situasi kritis.
Contohnya, ketika Anda berada di jalan menanjak dan tiba-tiba rem utama gagal; rem parkir bisa menjadi penyelamat dan memastikan mobil tidak meluncur ke bawah.
Cara Menggunakan Rem dengan Tepat
Agar umur pakai rem ini lama, Anda perlu mengetahui bagaimana cara menggunakannya dengan tepat. Berikut hal yang perlu diperhatikan:
- Klikan yang Tepat
Saat menarik tuas rem parkir, Anda akan mendengar suara 'klik'. Jumlah klik ini adalah indikator dari sejauh mana rem Anda telah diaktifkan.
Idealnya, Anda harus mendengar antara 4 sampai 7 klik. Jika suara klik lebih dari itu, ini bisa menjadi tanda bahwa rem perlu disetel ulang di bengkel.
- Penggunaan yang Bijak
Rem ini sebaiknya tidak digunakan setiap kali Anda berhenti, terutama saat berada di lampu merah atau berhenti sesaat.
Penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan keausan pada kampas rem, lalu menurunkan efektivitasnya. Selain itu, jika rem digunakan terlalu lama, kampas rem bisa menjadi lengket pada tromol. Ini berisiko membuat kampas rem lepas.
- Gunakan Pengganjal Roda
Jika Anda memarkir mobil di permukaan yang miring, menggunakan rem tangan saja mungkin tidak cukup.
Jadi, gunaan juga pengganjal roda untuk meringankan beban pada rem ini, supaya mobil Anda tetap aman dan tidak meluncur.
- Hindari Menarik Berlebihan
Menarik rem dengan kekuatan berlebihan bisa menambah tekanan pada kampas rem dan komponen lainnya. Jika dilakukan terus-menerus bisa merusak mekanisme rem.
Selain itu, kebiasaan ini juga bisa mempengaruhi keseimbangan antara rem depan dan belakang, sehingga mengurangi efektivitas pengereman dan menambah risiko kecelakaan.
- Keadaan Basah
Jika kampas rem dalam keadaan basah dan rem digunakan dalam waktu yang lama, ada risiko kampas rem menjadi lengket pada tromol. Ini bisa berakibat fatal, seperti kampas rem yang lepas dan berpotensi merusak komponen lain.
Jika Anda tahu bahwa rem atau kampasnya dalam keadaan basah, lebih baik gunakan pengganjal roda saja saat memarkir mobil dalam jangka waktu lama.
Perawatan dan Pemeriksaan yang Diperlukan pada Sistem Rem Parkir
Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada sistem rem, diperlukan perawatan dan pemeriksaan untuk memastikan komponen ini selalu dalam kondisi optimal.

- Servis Berkala
Sama seperti komponen mobil lainnya, rem parkir juga memerlukan servis berkala. Selain mengecek kondisi fisiknya, penyetelan mungkin juga diperlukan.
Penyetelan ini harus dilakukan terutama jika Anda sering mendengar lebih dari 7 klik saat menarik rem. Servis berkala ini sebaiknya dilakukan di bengkel resmi untuk memastikan kualitas dan keakuratan penyetelan.
- Pemeriksaan Kampas Rem
Kampas rem adalah bagian yang paling sering mengalami keausan. Oleh sebab itu, pemeriksaan rutin sangat dianjurkan. Jika kampas rem aus atau lepas, ini bisa berakibat fatal, terutama saat Anda membutuhkan rem parkir dalam situasi darurat.
Demikianlah penjelasan fungsi, cara menggunakan, dan perawatan yang diperlukan untuk rem tangan. Ingin tahu lebih banyak info tentang perawatan mobil? Kunjungi www.dku.id untuk membaca blog Suzuki atau menggunakan layanan servis berkualitas.