Kenapa Suara dan Getaran Mobil Bisa Berubah Seiring Pemakaian?

icon 20 July 2026
icon Admin

Seiring bertambahnya usia dan intensitas penggunaan, mobil Anda mungkin akan mengalami perubahan suara dan getaran yang Anda rasakan saat dikendarai. 

Mulai dari adanya bunyi dengung, decitan, getaran pada setir, dan lain sebagainya. Gejala-gejala tersebut tidak bisa Anda anggap sepele karena bisa menjadi tanda masalah pada komponen tertentu. Apa saja?

Penyebab Getaran dan Suara Mobil Berubah 

Setiap jenis getaran atau suara mobil bisa berasal dari komponen yang berbeda. Dengan mengetahui bagian mana yang perlu diperiksa, Anda bisa mengambil langkah penanganan sesegera mungkin. Berikut beberapa penyebabnya.

  1. Kerusakan pada Tali Kipas atau Sabuk Kendaraan 

Komponen satu ini bertugas sebagai penghubung dan pemutar berbagai komponen.Contohnya kompresor AC, alternator, dan pompa power steering. 

Seiring penggunaan, sabuk kendaraan atau tali kipas akan mengalami keausan, kendur, dan retak. Ketika kondisi tersebut terjadi, maka sabuk bisa slip atau bergetar pada bagian pulley-nya. 

Akhirnya timbul suara berdecit. Suara mobil tersebut bisa lebih terdengar saat Anda menyalakan mesin untuk pertama kali atau ketika Anda menyalakan AC. 

  1. Ban Mobil Tidak Seimbang 

Saat ban mobil dalam kondisi tidak seimbang maka getaran akan muncul pada mobil Anda. Kondisi tersebut dapat terjadi karena beberapa alasan. 

Misalnya ban aus sebagian, distribusi berat pada ban tidak rata, dan tambal ban tidak presisi. Akhirnya setir pun bergetar, kenyamanan berkurang, dan ban mobil cepat rusak. 

  1. Perubahan pada Suara Knalpot 

Seiring penggunaan mobil, Anda mungkin mendengar perubahan suara pada knalpot. Ada beberapa penyebab suara tersebut berubah seperti:

  • Sistem knalpot yang bocor karena pipa knalpot sudah retak, berkarat, atau berlubang. 

  • Penyumbatan pada catalytic converter 

  • Resonator dan muffler mengalami keausan sehingga suara mobil khususnya bagian knalpot lebih kasar

  • Kerusakan pada sensor oksigen yang berujung pembakaran tidak sempurna 

  1. Velg yang Sudah Tidak Presisi atau Penyok

Komponen bernama velg bisa berubah menjadi penyok sehingga berdampak pada kestabilan putaran roda mobil. 

Saat roda berputar dengan tidak presisi, maka getaran akan muncul sampai terasa ke body mobil. 

Masalah tersebut semakin terasa ketika Anda berkendara di area yang mulus. Pemeriksaan velg secara detail diperlukan karena tidak terlihat. 

  1. Kerusakan Engine Mounting 

Pada kondisi engine mounting yang rusak getaran mesin tidak bisa diredam dengan optimal. Akhirnya getaran tersebut terasa hingga kabin. Selain itu suara mesin juga menjadi lebih kasar. 

Engine mounting memang mempunyai usia pakai. Seiring penggunaan, maka kemampuannya untuk meredam getaran mesin bisa berkurang. Sehingga menyebabkan getaran atau suara mesin lebih terasa. 

  1. Pelumasan Kompresor AC yang Rendah 

Kompresor AC memang menghasilkan suara. Namun seharusnya tidak terlalu keras dan konstan. 

Saat suaranya berubah menjadi kasar atau terdapat dengungan keras, maka menjadi gejala bahwa level oli pelumas kompresor sedang rendah atau sistem yang tersumbat kotoran. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh keausan pada kompresor. 

  1. Keausan pada Komponen Kaki

Pada bagian kaki-kaki mobil, terdapat beberapa komponen. Sebut saja tie rod, bushing, dan ball joint. Semua komponen tersebut bertugas untuk menjaga mobil tetap stabil. 

Apabila salah satu komponen mengalami kelonggaran atau aus, maka getaran akan lebih mudah sampai ke body mobil. Selain itu, mobil Anda akan terasa tidak stabil. 

Getaran dan suara mobil yang berubah perlu diperiksa secara teliti untuk melihat di mana kerusakannya. Dengan demikian Anda bisa segera mengambil tindakan. 

Segera bawa ke bengkel resmi Suzuki jika Anda mengalami perubahan getaran dan suara mobil. Kunjungi https://www.dku.id/ untuk mendapatkan jadwal reservasi servis mobil Anda.