Dasar-Dasar Perawatan Mobil yang Sering Diremehkan

icon 3 July 2026
icon Admin

Mungkin banyak dari Anda yang beranggapan bahwa perawatan kendaraan hanya sebatas mengganti oli secara berkala. Padahal lebih daripada itu. Ada berbagai perawatan dasar mobil yang sering dianggap sepele. 

Namun pengaruhnya sangat besar terhadap performa, keamanan, dan umur pakai kendaraan. Mengabaikan perawatan mobil tersebut bisa memicu masalah lebih serius. Apa saja?

Perawatan Mobil Mendasar yang Diremehkan 

Meremehkan perawatan mobil yang paling mendasar akan memengaruhi performa kendaraan Anda. Berikut beberapa perawatan mobil dasar yang biasanya dilewatkan oleh banyak orang:

  1. Filter Udara Kabin

Pertama ada filter udara yang berfungsi sebagai penyaring udara dari luar mobil sebelum masuk ke dalam kabin. 

Mengabaikan penggantian filter bisa mengurangi kenyamanan dan kesehatan Anda karena udara yang tersaring tidak maksimal. 

  1. Memeriksa Tekanan Angin Ban 

Tekanan ban mobil yang terlalu rendah atau tinggi juga dapat memengaruhi kenyamanan Anda dalam berkendara. Selain itu juga berefek pada konsumsi bahan bakar dan daya cengkram ban pada jalan. 

Pemeriksaan tekanan ban secara rutin akan membantu menjaga performa kendaraan sekaligus memperpanjang usia pakai ban Anda. 

  1. Abai Menguras Cairan Coolant 

Seiring berjalannya waktu kualitas dari cairan coolant akan menurun. Lama-lama timbunan pasir akan muncul di dalam dan akhirnya mengganggu fungsi kerja cairan tersebut. Akibatnya sistem pendinginan mobil Anda pasti terganggu. 

Mesin pun mudah panas dan mogok. Anda bisa mencegahnya dengan melakukan pengecekan secara rutin dan mengganti coolant saat dibutuhkan. 

  1. Tidak Membersihkan Mobil Secara Berkala 

Debu, lumpur, dan kotoran yang menempel terlalu lama bisa merusak lapisan cat dan memicu karat pada bagian tertentu. 

Membersihkan mobil secara rutin membantu menjaga tampilan mobil Anda sekaligus melindungi body kendaraan dari kerusakan. Saat membersihkan jangan gunakan deterjen atau sabun cuci piring. 

  1. Tidak Mengganti Minyak Rem 

Higroskopis merupakan sifat yang dimiliki oleh minyak rem. Sifat tersebut mengundang dan juga menyerap kelembapan. Apabila terjadi secara terus menerus maka temperatur dari minyak rem akan semakin rendah. 

Kemudian muncul juga risiko korosi dan karat di sistem rem hidrolik. Itulah mengapa penting melakukan pengurasan sekaligus penggantian minyak rem setiap 60.000 kilometer sekali. 

  1. Memperhatikan Kondisi Wiper 

Wiper sering kali baru akan diperhatikan saat musim hujan datang. Padahal, karet wiper yang sudah aus bisa mengurangi visibilitas pengemudi dan meninggalkan goresan halus pada kaca depan. 

  1. Menyesuaikan Klep atau Katup 

Setiap mobil terdapat klep atau katup yang fungsinya sebagai pengatur sirkulasi gas pembakaran ke bagian luar dan juga dalam mesin. 

Untuk mobil dengan sistem mekanis, memerlukan pengecekan lifter katup secara berkala. JIka perlu Anda juga harus melakukan penyesuaian. Apabila diabaikan maka kinerja mesin bisa terganggu. 

  1. Memeriksa Lampu Kendaraan 

Lampu rem, lampu utama, lampu sein, hingga lampu mundur mempunyai fungsi sangat penting yang berkaitan dengan keselamatan Anda dalam berkendara.

Pemeriksaan rutin akan membantu memastikan keseluruhan lampu telah berfungsi dengan baik dan mengurangi risiko kecelakaan. 

  1. Memperhatikan Kondisi Aki 

Aki merupakan sumber daya listrik utama pada kendaraan. Pemeriksaan kondisi aki secara berkala bisa membantu mencegah mobil sulit dihidupkan atau mogok secara tiba-tiba. 

  1. Menunda Servis Berkala 

Sebagian dari Anda mungkin menunda servis karena merasa mobil masih berjalan normal. Padahal servis berkala bertujuan untuk mendeteksi masalah sedini mungkin sebelum menjadi lebih parah. 

Kondisi mobil yang prima secara terus menerus berawal dari perawatan mendasar mobil. Maka dari itu pastikan Anda tidak meremehkan perawatan mobil mendasar. 

Segera bawa mobil Anda ke bengkel resmi Suzuki untuk dilakukan pemeriksaan rutin. Kunjungi http://www.dku.id/ dan lakukan reservasi tanggal servis.